Sunday, January 28, 2007

akhirnya.....

terbacalah sebuah kenyataan menguatkan sebuah perjalanan. Dalam kejelasan hati dan pandang aku mencoba mencoba menata puing-puing hati yang berserak dalam tumpukan keranjang ketakberdayaan.

berjalan, berlari kucoba bersama seiring dalam rasa yang mendalam. sekarang saja kudapati dia dan ingin kujaga seperti dia menjagaku, sampai nanti.

Saturday, January 27, 2007

hitam menjadi putih (sebuah kenyataan)

gelap menjadi terang
hitam menjadi putih...


Ketika sebuah kenyataan itu harus terungkap, kadang ada asa yang dititipi kehawatiran meraja. Aku hanya diam merajut benang ketakberdayaan dalam takut yang bermain. Tanpa suara tanpa tawa dan tanpa kata-kata. Hanya sepi dan rasa bersalah yang menggunung menghampiriku dalam kebersamaan yang terdiam.

Sepi menghujani relung asa ini, dalam diamku membaca huruf demi huruf yang dirangkai menjadi kata dan kalimat, aku tepekur dalam diam. Rasa bersalah itu datang menyapaku walau asa yang terkoyak itu tak ingin menyalahkan siapa.

Kenyataan akan putih dari hitam yang tak nampak ini menjadi pembuka jalan, menjadi nyata yang harus terangkai dalam jalinan perjalanan hidup anak manusia. Aku hanya diam memikir hitam yang telah memutih. Pudar yang telah lama dan menjadi terang.

Maafkan aku ya, bila terang ini menjadikanmu sedih, aku tak tahu pada siapa kuharus mengadu dan berbicara. Semua mulut itu serasa mendiamiku dan melihatku dari ujung mata mereka. Kuharus terima ini...