Monday, December 04, 2006

benci, cinta dan kita

Mungkin takdir ini terlanjur menunggu
Diriku tak dapat menghindari
Walaupun seribu bintang tinggalkanku
Dan mentari tak bersinar
Aku takkan mampu tuk lepaskanmu
Mencoba sejenak ungkapkan segalanya yang telah terjadi

kereta itu telah membawa maafku dengan pemberhentiannya yang tak berujung, mengalir menanti jawab dalam kadar nol emosi jiwa diantara. Hanya maaf yang ciba kuusahakan berada dalam antara kita sekarang, tak kan ada lagi selain itu.
menghindariku sekarang dan nanti tak tahu akan seperti apa, aku tetap berjalan dengan rasa sayang sebagai tulusnya seorang teman, sekarang dan selamanya....

Duhai cinta..Tataplah aku disini tetap menatapmu
Walau perih terus kau sakiti aku
Tetap mengharapmu

perih yang telah kotoreh, kupinta maaf yang tak berujung dalam pencarian ini. maafkan harap itu belum dapat kujawab ya....

Mungkin benar bila aku tak berarti
Dan dirimu terlalu berarti
Walaupun pekatnya bulan gelapkanku
Dan pelangi tak berpijar
Wajahmu terlalu indah tuk kubenci
Dan kuterus mencintaimu
Engkau terus melupakan aku

aku sedikitpun tak akan melupakanmu dalam hari hari yang kan kujalani kedepan, entah sendiri entah dengan siapa kelak..tak akan karena kau banyak menoreh merah diputih hidupku membentuk pelangi keceriaan dan keceriaan...terimakasih untuk semuanya...kau tetap berarti dalam hidupku.....

Friday, December 01, 2006

senyumku (dari dia)

....kamu dah makan?, baik-baik ya....

ada sejuk yang mengalir dalam dada ini diteruskan darah menuju ke relung hatiku yang terdalam. ada senyum yang mengantikan takut yang mulai mengunung. aku tersenyum malam ini setelah sepi dan sedih membungkusku dalam penyesalan yang panjang.

tak kan banyak kumenorehkan untaian kata ini, hanya senyum dan lega yang meluaskan hati dan rasa ini...

terimakasih

mengenangmu

Disaat ku bersedih
Di saat ku menangis
Kau tawarkan bahagia
Di dalam jiwa

Kini kau pergi menjauh
Tinggalkan selamanya
Dan juga kenangan indah
Tak mungkin terulang

Ku takkan henti mengenangmu
Oh sayangku
Dan kusesali bila berbeda denganmu
Kini ku percaya semua kata
Yang pernah terucap
Takkan lagi pertahankan Inginku

Aku menangis
Bahagia didalam jiwa
Kini kau pergi menjauh
Tinggalkaku selamanya
Dan juga kenangan indah
Tak mungkin terulang

Ku takkan henti mengenangmu
Oh sayangku
Dan kusesali bila
Berbeda denganmu
Kini ku percaya semua kata
Yang pernah terucap
Takkan lagi pertahankan, takkan lagi pertahankan

Tiada lagi cintaku

Thanks to KD....thanks juga untuk NSP nya Anang dan KD - Kuselalu Jatuh Cinta

mengenangmu (sampai nanti)

diamku meraja dalam pencarian ini, aku menafakuri detik demi detik yang telah lalu, terkadang mimpi indah akan persahabatan terlalu jauh kuraih. aku berdiam dalam sepi yang mengkristalkan air mata ini.
entahlah, malam ini terasa sepi membungkus laraku, ada diam yang mencabik keluku. aku menjauh dalam ketakberdayaan.

dia yang telah memberi segala dalam susah dan letihku, dalam sakit dan kalutku. namun semuanya harus berhenti dalam merah yang menyengat. ada amarahkah disana? aku tak tahu, namun dalam bodohku aku menterjemahkan detik dan menit yang baru saja berlalu dalam diam dan baris kata yang sedikit. aku menerjemahkan setiap laku dan tingkah, namun biarlah kumenerima ini, biarlah kumengambil ini, bersamaku, karena aku memang pantas untuk mendapatkannya, aku memang berhak menerimanya. ini akan membuatku sedikit bernafas lega, karena terlalu banyak putih dan sejuk yang dititipkan dan belum sempat kukembalikan.

hmmmmmmm.....terkadang aku menyalahkan diri ini, aku tak ingin berada dalam suasana seperti ini, tak ingin, namun entahlah. kenapa aku harus berada disini. diamku meraja, mengingat kenangan yang terlampau banyak ditorehkan dalam rentang perjalanan ini.

biarlah waktu akan menjawab, namun kuingin menjawab bahwa tak kan ada hilang dalam hidup ini untuk seorang yang tulus dan baik seperti kamu, sampai nanti saat waktu itu tiba, aku akan mengenangmu selamanya....

my nightmare

benci dan cinta hanya setebal kulit ari
sangatlah tipis............

yang aku takutkan selama ini akhirnya terjadi sudah, kamu dah jadi benci banget ke aku sekarang, aku barangkali harus menyadari semua ini adalah sesuatu yang pantas aku terima, sesuatu yang mau tidak mau aku harus sadar, bahwa kesabaran seseorang pasti ada batasnya, even dia menyayangi kita.

aku tidak akan menuliskan kata-kata indah itu karena kamu pasti berfikir aku hanya 'ngarang' atau mengkamuflase keadaan yang telah terjadi.

sudah, kalau kata maaf itu terlalu sulit untuk kau keluarkan bagiku, aku harus terima itu karena aku sangat menyadari siapa dan bagaimana aku yang memang tak pantas untuk mendapatkan kata maaf itu.

aku tidak akan pernah melupakan kamu, walaupun kamu (mungkin) akan melupakan aku selamanya, tak ada yang aku harus minta untuk itu dari kamu, tak ada. Karena kembali aku sadar, aku selama in hanya merepotkan kamu, selama ini aku hanya membuat kamu sebel, marah dan beragam 'perasaan terjajah'. Aku sadar bahwa aku hanya mengacaukan hidupa kamu dan semuanya....(tolong jangan anggap ini adalah kata-kata indah atau akal2an saya...)

mengenalmu adalah sesuatu yang berarti bagi saya, seseorang yang tulus dan perhatian. sudahlah....

kalau rasa benci itu telah menguasai hatimu untukku dan hasrat untuk melupakan aku dan semuanya telah bulat, hanya satu yang kupinta darimu, ijinkan aku tetap mengenalmu sebagai seorang yang paling berarti yang pernah hadir dan mewarnai hidupku dan ijinkan aku untuk selalu mengingatmu...

biarlah hanya maaf yang akan kuucapkan sampai kapanpun, sampai pintu maaf itu terbuka, karena aku merasa bersalah dan berdosa kalau kata itu tak pernah keluar dari mulut dan hatimu...

terimakasih untuk pesanmu, aku kan selalu ingat itu, semoga pelajaran EQ yang besar ini dapat membuatku sadar bahwa rasa egoisku yang begit besar tak akan membawa dampak positif bagi hubunganku dengan siapa pun didunia ini...

termakasih sahabat, terimakasih untuk semua yang telah kau hadirkan dan warnakan dalam hidupku selama ini....

akhir itu tak pernah kupinta tapi aku juga tak bisa meminta untuk jalan kedepan....

maaf,
dari yang selalu menyebalkanmu selama ini....