Friday, December 01, 2006

my nightmare

benci dan cinta hanya setebal kulit ari
sangatlah tipis............

yang aku takutkan selama ini akhirnya terjadi sudah, kamu dah jadi benci banget ke aku sekarang, aku barangkali harus menyadari semua ini adalah sesuatu yang pantas aku terima, sesuatu yang mau tidak mau aku harus sadar, bahwa kesabaran seseorang pasti ada batasnya, even dia menyayangi kita.

aku tidak akan menuliskan kata-kata indah itu karena kamu pasti berfikir aku hanya 'ngarang' atau mengkamuflase keadaan yang telah terjadi.

sudah, kalau kata maaf itu terlalu sulit untuk kau keluarkan bagiku, aku harus terima itu karena aku sangat menyadari siapa dan bagaimana aku yang memang tak pantas untuk mendapatkan kata maaf itu.

aku tidak akan pernah melupakan kamu, walaupun kamu (mungkin) akan melupakan aku selamanya, tak ada yang aku harus minta untuk itu dari kamu, tak ada. Karena kembali aku sadar, aku selama in hanya merepotkan kamu, selama ini aku hanya membuat kamu sebel, marah dan beragam 'perasaan terjajah'. Aku sadar bahwa aku hanya mengacaukan hidupa kamu dan semuanya....(tolong jangan anggap ini adalah kata-kata indah atau akal2an saya...)

mengenalmu adalah sesuatu yang berarti bagi saya, seseorang yang tulus dan perhatian. sudahlah....

kalau rasa benci itu telah menguasai hatimu untukku dan hasrat untuk melupakan aku dan semuanya telah bulat, hanya satu yang kupinta darimu, ijinkan aku tetap mengenalmu sebagai seorang yang paling berarti yang pernah hadir dan mewarnai hidupku dan ijinkan aku untuk selalu mengingatmu...

biarlah hanya maaf yang akan kuucapkan sampai kapanpun, sampai pintu maaf itu terbuka, karena aku merasa bersalah dan berdosa kalau kata itu tak pernah keluar dari mulut dan hatimu...

terimakasih untuk pesanmu, aku kan selalu ingat itu, semoga pelajaran EQ yang besar ini dapat membuatku sadar bahwa rasa egoisku yang begit besar tak akan membawa dampak positif bagi hubunganku dengan siapa pun didunia ini...

termakasih sahabat, terimakasih untuk semua yang telah kau hadirkan dan warnakan dalam hidupku selama ini....

akhir itu tak pernah kupinta tapi aku juga tak bisa meminta untuk jalan kedepan....

maaf,
dari yang selalu menyebalkanmu selama ini....

No comments: