diamku meraja dalam pencarian ini, aku menafakuri detik demi detik yang telah lalu, terkadang mimpi indah akan persahabatan terlalu jauh kuraih. aku berdiam dalam sepi yang mengkristalkan air mata ini.
entahlah, malam ini terasa sepi membungkus laraku, ada diam yang mencabik keluku. aku menjauh dalam ketakberdayaan.
dia yang telah memberi segala dalam susah dan letihku, dalam sakit dan kalutku. namun semuanya harus berhenti dalam merah yang menyengat. ada amarahkah disana? aku tak tahu, namun dalam bodohku aku menterjemahkan detik dan menit yang baru saja berlalu dalam diam dan baris kata yang sedikit. aku menerjemahkan setiap laku dan tingkah, namun biarlah kumenerima ini, biarlah kumengambil ini, bersamaku, karena aku memang pantas untuk mendapatkannya, aku memang berhak menerimanya. ini akan membuatku sedikit bernafas lega, karena terlalu banyak putih dan sejuk yang dititipkan dan belum sempat kukembalikan.
hmmmmmmm.....terkadang aku menyalahkan diri ini, aku tak ingin berada dalam suasana seperti ini, tak ingin, namun entahlah. kenapa aku harus berada disini. diamku meraja, mengingat kenangan yang terlampau banyak ditorehkan dalam rentang perjalanan ini.
biarlah waktu akan menjawab, namun kuingin menjawab bahwa tak kan ada hilang dalam hidup ini untuk seorang yang tulus dan baik seperti kamu, sampai nanti saat waktu itu tiba, aku akan mengenangmu selamanya....
Friday, December 01, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment