Mungkin takdir ini terlanjur menunggu
Diriku tak dapat menghindari
Walaupun seribu bintang tinggalkanku
Dan mentari tak bersinar
Aku takkan mampu tuk lepaskanmu
Mencoba sejenak ungkapkan segalanya yang telah terjadi
kereta itu telah membawa maafku dengan pemberhentiannya yang tak berujung, mengalir menanti jawab dalam kadar nol emosi jiwa diantara. Hanya maaf yang ciba kuusahakan berada dalam antara kita sekarang, tak kan ada lagi selain itu.
menghindariku sekarang dan nanti tak tahu akan seperti apa, aku tetap berjalan dengan rasa sayang sebagai tulusnya seorang teman, sekarang dan selamanya....
Duhai cinta..Tataplah aku disini tetap menatapmu
Walau perih terus kau sakiti aku
Tetap mengharapmu
perih yang telah kotoreh, kupinta maaf yang tak berujung dalam pencarian ini. maafkan harap itu belum dapat kujawab ya....
Mungkin benar bila aku tak berarti
Dan dirimu terlalu berarti
Walaupun pekatnya bulan gelapkanku
Dan pelangi tak berpijar
Wajahmu terlalu indah tuk kubenci
Dan kuterus mencintaimu
Engkau terus melupakan aku
aku sedikitpun tak akan melupakanmu dalam hari hari yang kan kujalani kedepan, entah sendiri entah dengan siapa kelak..tak akan karena kau banyak menoreh merah diputih hidupku membentuk pelangi keceriaan dan keceriaan...terimakasih untuk semuanya...kau tetap berarti dalam hidupku.....
Monday, December 04, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment