Tuesday, October 03, 2006

Egoisme(ku) atau rasa cinta(ku)

Kemana ujung bila tak mencari awal
Dibalut Tanya kugamit untaian kata dalam tiap desah nafas ini
Memiliki sepenuhnya atau terbungkus sebab?

Sore ini Tanya dalam untaian kata-kata mengusik lamunanku, lamunan tentang masa depan. Ada setetes harap yang kurasa tumbuh bagai jamur dimusim hujan dalam hati ini. Tanya kembali menyapa dengan kesejukan embun pagi. Apakah ini egoismeku pribadi atau memang rasa cintaku? Aku diam lama memikirkan ini. Ada rasa yang tak ingin terlepas, ada rasa yang tak ingin terlambat. Seperti penumpang menunggu kereta terakhir, aku teringat masa awalku. Apakah seperti ini juga rasa yang dulu pernah dirasa olehnya?

Aku terdiam dalam kesendirian, kubiarkan rencana ini mengalir hingga kelak saatnya tiba. Namun hati tak pernah berdusta, rasa tak pernah berbohong. Ada harap yang kembali hadir di relung hati ini, menghadirkan sejuta optimisme akan hari bahagia itu. Biarlah dia menjadi pilihan untuk satu dalam rasa bahagia kelak dan nanti.

Kumenitip doa dalam tengadah penghambaannku

Ijinkan aku berjalan bersamanya nanti dengan rasa cintaku bukan rasa egoisku wahai yang menguasai hati…jika dia yang Kau ijinkan untuk mengisi detik-detik kehidupannku kelak, biarkan rasa ini tetap ada dan bertambah, jika tidak jadikan yang terbaik bagi kami berdua, Amien.

No comments: