Saturday, September 23, 2006

aku menangis dalam sujudku

bila kamu berada dititik nol....
tak ada jarak yang memisah diantara...

dalam sujud subuh pertama diawal Ramadhan ini ada tetes sejuk yang menyesakkan dada ini. Yang menghantarkan tanya dalam pencarian hidup ini. Aku berharap sujud ini tak akan pernah bertepi karena daman dan lapang dada yang menyapa menghadirkan sejuk damai insani dalam relung jiwa yang kotor ini.

Aku masih menapakuri sujudku yang tak akan pernah bertepi, dalam kosong jiwa yang dipenuhi lumpur dan kubangan dosa. Aku menghadirkan Satu yang kumerindu dalam sujud dan dalam tarikan nafas yang kuselipkan doa dan harapku.

Kumerasa ada sejuk yang menjamah hati ini, meneruskan keraga diri ini. Kuingin digenggamNya dalam menapaki malam pagi siang dan sore bulan penuh berkahNya dalam keistiqomahan.

Amiennn yaa Rabbulamiin..

No comments: