Saturday, September 02, 2006

Pelajaran Hidup

ketika garis telah dicatat, ikhlaslah yang harus diucap.....

malam blog...
tonight I feel so sad....to many ujian hidup yang menyapaku dalam himpitan kehidupan ini, disini. Terlampau banyak yang harus kuhirup dalam sesak waktu yang memagariku. Aku terdiam dalam penyesalan yang dalam, penyesalan yang tak mungkin mengembalikan tawa anak kecil yang sempat kutitipkan asa. Bukan hanya aku, namun semua yang bersamaku dalam hidup dan matiku.
Kenapa begitu mudah dia melakukan dan tanpa melihat wajah-wajah penuh harap dan asa yang ingin dititipkan?

Menangislah, kalau itu akan membuatmu lepas....

Air mata itu masih mengalir dan meninggalkan sembab dimata-mata itu. Mata-mata yang dulu berbinar ketika tawa itu hadir. Tawa kebanggaan akan keberhasilannya. Banyak mata yang memandang rendah menjadi terbelalak sambil tetap meragukan dan menyangsikan. Tapi biarlah mereka dengan cerita mereka....

Mata-mata yang mengalirkan air mata penyesalan akan semua namun ketegaran hati dan keikhlasan yang akan menjawab dan mencoba menghibur semua ini. Sambutlah dia dengan cinta seperti cinta yang dihadirkan saat dia datang...

besar asa yang dititipkan, semoga bisa terwujud...

Aku diam dalam merenunggi yang terjadi. Dalam kekalutan kumencari jawab dan menegadahkan tangan padaNya, semoga semua hadir yang akan kuraih hari ini esok dan nanti dalam menambah senyum pada hati-hati yang terluka dan terlanjur kecewa...semoga

No comments: