Wednesday, September 20, 2006

dia yang kumiliki

Kutemukan putih hati dari sosok dia
Yang mengajakku menyelami pagi siang malam
Dari detik menit menjadi jam
Dari satu dua tiga hari menjadi bulan

Kutemukan makna menerima tanpa pamrih
Dari sosok yang kukenal
Dia mengenalkan arti ikhlas
Arti memberi tanpa diberi
Arti membahagiakan tanpa pamrih

Rasa takut terkadang menyusup dalam relung hati ini
Takut kehilangan sosoknya
Takut tak dapat membalas baiknya yang telah terpatri didada ini
Takut kehilangan candanya
Takut kehilangan lantunan nada-nada yang selalu menyentil telinga ini
Takut akan kehilangan hangat bersamanya

Satu yang dapat kutitipkan hanya untuknya
Jangan pernah bunuh rasa ini
Karena rasa ini telah menyatu dalam detak jantung ini
Dan tak ingin kuganti apalagi kulupa…

No comments: